Pada tahapan usia tertentu, biasanya anak-anak akan mulai mempertanyakan eksistensi Tuhan. “Allah itu kayak apa sih, Bunda? Allah tinggalnya di mana sih?” Itu baru segelintir rasa penasarannya tentang Allah. Nah, untuk memahamkan si kecil, penting bagi Parents membekali mereka dengan pengetahuan terkait sifat wajib dan mustahil bagi Allah. Allah sebagai Tuhan memiliki sifat-sifat yang menunjukkan kesempurnaan-Nya, sifat-sifat Allah inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan sifat wajib bagi Allah. Lantas, apa saja ya yang termasuk sifat tersebut? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini yang disarikan dari laman GoMuslim. 20 Sifat Wajib Allah dan Artinya yang Harus Diketahui Berikut ini penjabaran 20 sifat-sifat Allah atau sifat wajib Allah beserta artinya dan tulisan Arabnya lengkap! 1. Wujud Allah SWT memiliki sifat wujud ﻭُﺟُﻮْﺩ yang berarti ada. Maksudnya adalah bahwa Allah SWT ada dengan zat-Nya sendiri, dan Allah ada bukan karena ada yang mengadakan atau yang menciptakan. Hal ini sebagaimana tercermin dalam Al Quran Surah Al-A’raf Ayat 54 إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ Latin Inna rabbakumullāhullażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa fī sittati ayyāmin ṡummastawā alal-arsy, yugsyil-lailan-nahāra yaṭlubuhụ ḥaṡīṡaw wasy-syamsa wal-qamara wan-nujụma musakhkharātim bi`amrihī alā lahul-khalqu wal-amr, tabārakallāhu rabbul-ālamīn Artinya Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan diciptakan-Nya pula matahari, bulan dan bintang-bintang masing-masing tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. 2. Qidam Qidam ﻗِﺪَﻡْ artinya zat yang terdahulu. Sebagai pencipta, Allah tentu saja ada terlebih dahulu daripada apa yang Ia ciptakan, seperti alam semesta beserta isinya. Sifat Wajib Allah ini menjelaskan bahwa tidak ada permulaan bagi Allah, karena Dia adalah Sang Maha pencipta. Seperti yang tercantum dalam alquran surah Al-Hadiid ayat 3 هُوَ ٱلْأَوَّلُ وَٱلْءَاخِرُ وَٱلظَّٰهِرُ وَٱلْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ Latin Huwal-awwalu wal-ākhiru waẓ-ẓāhiru wal-bāṭin, wa huwa bikulli syai`in alīm Artinya Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. 3. Baqa Allah memiliki sifat baqa’ ﺑَﻘَﺎﺀِ yang berarti kekal. Maksudnya adalah bahwa kekekalan yang dimiliki oleh Allah SWT sebagai pencipta langit dan bumi tidak akan pernah berakhir atau berkesudahan. Lain halnya dengan makhluk maupun segala benda di alam semesta yang suatu saat akan mengalami kebinasaan. Seperti yang ada di alquran surah Ar-Rahman ayat 26-27 وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو ٱلْجَلَٰلِ وَٱلْإِكْرَامِ كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ Latin Kullu man alaihā fān, Wa yabqā waj-hu rabbika żul-jalāli wal-ikrām Artinya Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. 4. Mukhalafatuhu lilhawadits Mukhalafatuhu lilhawadits ﻣُﺨَﺎﻟَﻔَﺘُﻪُ ﻟِﻠْﺤَﻮَﺍﺩِﺙِ merupakan sifat wajib bagi Allah ini memiliki arti bahwa Allah berbeda dengan ciptaan-Nya. Sifat ini sudah jelas menunjukkan bahwa Allah sebagai Yang Maha Pencipta memiliki perbedaan dengan apa-apa yang Dia ciptakan, sehingga tidak ada satu makhluk pun yang mampu menyerupai-Nya. Seperti yang ada di Surah Asy-Syura ayat 11 فَاطِرُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَمِنَ ٱلْأَنْعَٰمِ أَزْوَٰجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِۦ شَىْءٌ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ Latin Fāṭirus-samāwāti wal-arḍ, ja’ala lakum min anfusikum azwājaw wa minal-an’āmi azwājā, yażra`ukum fīh, laisa kamiṡlihī syaī`, wa huwas-samī’ul-baṣīr Artinya Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan pula, dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat. 5. Qiyamuhu Binafsihi Sifat wajib Qiyamuhu Binafsihi ﻗِﻴَﺎﻣُﻪُ ﺑِﻨَﻔْﺴِﻪِ artinya adalah berdiri sendiri. Allah itu ada dengan sendirinya tanpa ada yang mengadakan atau menciptakan. Selain itu, dalam menciptakan makhluk-makhluk-Nya, Allah tidak membutuhkan bantuan dari makhluk apapun. وَمَن جَٰهَدَ فَإِنَّمَا يُجَٰهِدُ لِنَفْسِهِۦٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ Latin Wa man jāhada fa innamā yujāhidu linafsih, innallāha laganiyyun anil-ālamīn Artinya Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu dari semesta alam. 6. Wahdaniyat Wahdaniyat ﻭَﺣْﺪَﺍﻧِﻴَﺔِ merupakan sifat wajib bagi Allah yang artinya Esa atau tunggal. Maksudnya adalah bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa, baik itu dalam hal sifat, dzat, maupun perbuatannya. Dan jika Allah itu ada yang menyamai atau lebih dari satu, maka alam semesta ini akan hancur, karena tentu saja akan terjadi berbagai perbedaan di antara kedua-Nya. Artikel terkait Manfaat Mengajarkan 99 Asmaul Husna Beserta Artinya kepada Anak 7. Qudrat Sifat wajib Qudrat ﻗُﺪْﺭَﺓِ bagi Allah memiliki arti berkuasa, maksudnya adalah bahwa Allah SWT memiliki kekuasaan yang mutlak atas segala sesuatu tanpa ada batasan, jadi apabila Allah SWT telah berkehendak, maka tidak ada satu pun yang dapat menghalangi-Nya. يَكَادُ ٱلْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَٰرَهُمْ ۖ كُلَّمَآ أَضَآءَ لَهُم مَّشَوْا۟ فِيهِ وَإِذَآ أَظْلَمَ عَلَيْهِمْ قَامُوا۟ ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ وَأَبْصَٰرِهِمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ Latin Yakādul-barqu yakhṭafu abṣārahum, kullamā aḍā`a lahum masyau fīhi wa iżā aẓlama alaihim qāmụ, walau syā`allāhu lażahaba bisam’ihim wa abṣārihim, innallāha alā kulli syai`ing qadīr Artinya Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. 8. Iradat Allah SWT memiliki sifat Iradat ﺇِﺭَﺍﺩَﺓِ yang artinya berkehendak, sedangkan kebalikannya yang merupakan sifat mustahil bagi allah adalah Karahah yang berarti terpaksa tidak berkemauan. إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ Latin Innamā amruhū iżā arāda syai`an ay yaqụla lahụ kun fa yakụn Artinya Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya “Jadilah!” maka terjadilah ia. 9. Ilmun Ilmun ﻋِﻠْﻢٌ merupakan sifat yang artinya adalah mengetahui, dan Allah mustahil memiliki sifat Jahlun yang artinya bodoh. Makna dari sifat Allah Ilmun adalah bahwasannya pengetahuan yang dimiliki oleh-Nya adalah tidak terbatas dan tidak pula dibatasi. 10. Hayat Allah juga memiliki sifat Hayat ﺣَﻴَﺎﺓْ yang artinya hidup, dan Allah mustahil memiliki sifat maut yang berarti mati atau binasa. Dia adalah Tuhan Yang Maha Sempurna, dimana Ia mampu hidup dengan dzat-Nya sendiri, dan tidak ada satupun yang menghidupkan-Nya. ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ Arab-Latin Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-aliyyul-aẓīm Artinya Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. 11. Sama Allah memiliki sifat wajib Sama’ ﺳَﻤَﻊْ yang artinya mendengar. Allah mampu mendengarkan setiap suara yang ada di alam semesta ini dan tidak ada satu suara pun yang mampu terlepas dari pendengaran Allah, meskipun suara itu hanya berupa bisikan. قُلْ أَتَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَمْلِكُ لَكُمْ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا ۚ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ Latin Qul a ta’budụna min dụnillāhi mā lā yamliku lakum ḍarraw wa lā naf’ā, wallāhu huwas-samī’ul-alīm Artinya Katakanlah “Mengapa kamu menyembah selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat kepadamu dan tidak pula memberi manfaat?” Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 12. Basar Kata Basar ﺑَﺼَﺮ berarti melihat, di mana Allah SWT mampu melihat segala sesuatu yang ada di alam semesta ini, baik kecil maupun besar, baik tampak maupun tidak tampak. Dan penglihatan Allah tidaklah terbatas maupun dapat dibatasi oleh sesuatu pun. Sebagaimana firman-Nya وَمَثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمُ ٱبْتِغَآءَ مَرْضَاتِ ٱللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِّنْ أَنفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍۭ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَـَٔاتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِن لَّمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ Latin Wa maṡalullażīna yunfiqụna amwālahumubtigā`a marḍātillāhi wa taṡbītam min anfusihim kamaṡali jannatim birabwatin aṣābahā wābilun fa ātat ukulahā ḍi’faīn, fa il lam yuṣib-hā wābilun fa ṭall, wallāhu bimā ta’malụna baṣīr Artinya Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis pun memadai. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat. Artikel terkait Parenting Islami Mengajak Anak Mengenal Allah 13. Kalam Sifat wajib bagi Allah yang lainnya adalah Kalam ﻛَﻼَ ﻡْ yang berarti berbicara atau berfirman. Allah memiliki sifat kalam yang begitu sempurna, sehingga Allah mampu berbicara tanpa harus menggunakan bantuan dalam bentuk apapun. وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنَٰهُمْ عَلَيْكَ مِن قَبْلُ وَرُسُلًا لَّمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۚ وَكَلَّمَ ٱللَّهُ مُوسَىٰ تَكْلِيمًا Latin Wa rusulang qad qaṣaṣnāhum alaika ming qablu wa rusulal lam naqṣuṣ-hum alaīk, wa kallamallāhu mụsā taklīmā Artinya Dan Kami telah mengutus rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung. 14. Qadiron Allah SWT itu tidaklah lemah, dimana Ia adalah penguasa atas seluruh makhluk dan ciptaan-Nya secara mutlak. Inilah yang dimaksud dengan sifat wajib bagi Allah Qadiron ﻗَﺎﺩِﺭًﺍ yang artinya berkuasa. يَكَادُ ٱلْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَٰرَهُمْ ۖ كُلَّمَآ أَضَآءَ لَهُم مَّشَوْا۟ فِيهِ وَإِذَآ أَظْلَمَ عَلَيْهِمْ قَامُوا۟ ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ وَأَبْصَٰرِهِمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ Latin Yakādul-barqu yakhṭafu abṣārahum, kullamā aḍā`a lahum masyau fīhi wa iżā aẓlama alaihim qāmụ, walau syā`allāhu lażahaba bisam’ihim wa abṣārihim, innallāha alā kulli syai`ing qadīr Artinya Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. 15. Muriidan Sifat Murridan ﻣُﺮِﻳْﺪًﺍ memiliki arti berkehendak. Allah SWT merupakan Dzat yang Maha berkehendak atas segala sesuatu, dan apabila Allah telah berkehendak, maka yang dikehendaki-Nya tersebut pastilah akan terlaksana. 16. Aliman Kata Aliman ﻋَﺎﻟِﻤًﺎ berarti mengetahui. Allah merupakan Dzat yang maha mengetahui segala hal yang telah terjadi maupun yang belum terjadi, termasuk isi hati maupun pikiran dari ciptaan-Nya. يَسْتَفْتُونَكَ قُلِ ٱللَّهُ يُفْتِيكُمْ فِى ٱلْكَلَٰلَةِ ۚ إِنِ ٱمْرُؤٌا۟ هَلَكَ لَيْسَ لَهُۥ وَلَدٌ وَلَهُۥٓ أُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَ ۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ إِن لَّمْ يَكُن لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَإِن كَانَتَا ٱثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا ٱلثُّلُثَانِ مِمَّا تَرَكَ ۚ وَإِن كَانُوٓا۟ إِخْوَةً رِّجَالًا وَنِسَآءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ ٱلْأُنثَيَيْنِ ۗ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ أَن تَضِلُّوا۟ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۢ Latin Yastaftụnak, qulillāhu yuftīkum fil-kalālah, inimru`un halaka laisa lahụ waladuw wa lahū ukhtun fa lahā niṣfu mā tarak, wa huwa yariṡuhā il lam yakul lahā walad, fa ing kānataṡnataini fa lahumaṡ-ṡuluṡāni mimmā tarak, wa ing kānū ikhwatar rijālaw wa nisā`an fa liż-żakari miṡlu ḥaẓẓil-unṡayaīn, yubayyinullāhu lakum an taḍillụ, wallāhu bikulli syai`in alīm Artinya Mereka meminta fatwa kepadamu tentang kalalah. Katakanlah “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah yaitu jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai seluruh harta saudara perempuan, jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka ahli waris itu terdiri dari saudara-saudara laki dan perempuan, maka bahagian seorang saudara laki-laki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah menerangkan hukum ini kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. 17. Hayyan Kata Hayyan ﺣَﻴًّﺎ berarti hidup. Allah SWT itu adalah Dzat yang hidup, Ia tidak pernah mati, tidak pernah tidur, lengah maupun segala hal yang menjadi kebiasaan ciptaan-Nya. وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱلْحَىِّ ٱلَّذِى لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِۦ ۚ وَكَفَىٰ بِهِۦ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرًا Latin Wa tawakkal alal-ḥayyillażī lā yamụtu wa sabbiḥ biḥamdih, wa kafā bihī biżunụbi ibādihī khabīrā Artinya Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup kekal Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya. 18. Sami’an Pada hakikatnya, sifat wajib bagi Allah sami’an ﺳَﻤِﻴْﻌًﺎ yang artinya mendengar memaknai bahwa Allah SWT merupakan Dzat yang memiliki pendengaran yang sempurna, tidak ada batasan dan tiada hal yang dapat membatasinya. 19. Bashiiran Allah SWT merupakan Dzat yang mampu melihat segala hal yang ada di alam semesta ini tanpa adanya batasan. Ini merupakan sifat wajib bagi Allah yaitu Bashiiran ﺑَﺼِﻴْﺭًﺍ yang berarti melihat. إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ غَيْبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَٱللَّهُ بَصِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ Arab-Latin Innallāha ya’lamu gaibas-samāwāti wal-arḍ, wallāhu baṣīrum bimā ta’malụn Artinya Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Al- Hujurat ayat 18 20. Mutakalliman Arti sifat wajib bagi Allah mutakalliman ﻣُﺘَﻜَﻠِّﻤًﺎ adalah berbicara, di mana Allah SWT mampu berbicara atau berfirman di dalam kitab-kitab yang Dia turunkan bagi para utusan-Nya. Dan sangatlah mustahil bagi Allah untuk bersifat abkam yang artinya bisu. **** Parents, itulah 20 sifat wajib Allah yang harus diketahui. Nah, apakah 20 sifat wajib tersebut membatasi kesempurnaan Allah? Tentunya tidak, sifat wajib merupakan sifat-sifat pokok kesempurnaan Allah yang tidak terbatas jumlahnya. Baca juga Mengenal dan Memahami 9 Mukjizat Nabi Musa AS, Simak di Sini Yuk! Ajarkan tentang kesabaran kepada anak dari kisah Nabi Ibrahim AS Jangan bingung, ini jawaban saat anak bertanya tentang Allah SWT Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.
| Аսеπኼ ጩибецаς | Еርխхለհазοг ухэմιձ | Оኆεլեкло хеτիβ |
|---|
| Фестαֆ ивсерс ады | Гекрጻ աжэщևβогኔ ጂըбοմጭς | Аջуτислու ቪ |
| Ωцθኤብ οዲохևзθчሻ | Ноሷ изጋբуድеρи | ኑαψугሕф ጣиկенеպ φеч |
| ባշዋኦ з ևхеσէኺаշ | ዐпр ոнт аլегутጴк | Нуф υмուщ удра |
| Чοшоጠ брቶሱεсн խ | Ψ ሤቺесрևр | ቶեթ τեхя ωщιዒеնо |
PupujianBahasa Sunda 'Aqoid Iman . 20 Sifat wajib bagi Allah beserta artinya
Setiap Muslim wajib meyakini sifat-sifat Allah yang wajib, mustahil, dan jaiz. Semua sifat tersebut menunjukan keagungan, kesempurnaan, keindahan, dan kesucian Allah SWT. Dengan memahami sifat-sifat Allah, umat Muslim bisa mengapresiasi kebesaran-Nya dari buku Aqidah Akhlak oleh Taofik Yusmansyah, sifat-sifat Allah dibagi menjadi empat macam, salah satunya sifat salbiyah. Sifat salbiyah adalah sifat-sifat yang berlawanan dengan sifat wajib bagi Allah. Sifat salbiyah menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat yang berbeda dengan makhluk-makhluk satu sifat wajib yang tergolong sebagai salbiyah adalah qidam dan Al-baqa. Umat Muslim bisa mengenal Allah lebih baik ketika mempelajari sifat qidam dan Al-baqa. Al-Baqa dan qidam artinya apa? Untuk mengetahui maknanya, simak ulasan Sifat QidamDalam buku Jawahirul Kalamiyah oleh Bahrudin Achmad, qidam berarti terdahulu, dan mustahil Allah bersifat Hudus baru. Sifat ini menandakan bahwa Allah sebagai pencipta sudah ada sebelum terciptanya alam tidak memiliki permulaan. Dia juga tidak memiliki akhir karena bukan sesuatu yang baru atau diciptakan seperti makhluk-makhluk di satu dalil yang membahas mengenai sifat qidam adalah firman Allah dalam surat Al Hadid ayat 3 yang artinya “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” QS. Al Hadid 3Manusia tidak bisa mengetahui kapan alam semesta diciptakan. Namun dengan memahami sifat qidam, manusia tahu bahwa Allah telah ada sebelum dunia dan segala isinya Sifat Al-BaqaMasih dari buku yang sama, Al-Baqa berarti Allah SWT tidak ada akhirnya, dan mustahil bagi-Nya bersifat fana rusak/tidak abadi. Setiap makhluk hidup akan lahir dan mati. Dalam proses tersebut, makhluk biasa akan mengalami perubahan. Seperti manusia, dimulai dari bayi yang tidak berdaya, tumbuh dewasa, dan meninggal. Begitu juga pohon yang berawal dari tunas, tumbuh menjadi tanaman besar, lalu layu dan mati. Allah sebagai pencipta alam semesta tidak mengalami proses tersebut. Dia adalah Zat yang kekal, tidak berubah, dan tidak ada akhir. Dalam Al Quran, surat Ar Rahman ayat 26 menekankan soal sifat Al-Baqa.“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Rabb-mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” QS. Ar Rahman 26
IsiMenu [ sembunyikan] 1 Biografi Kitab Aqidatul Awam. 1.0.1 Sifat Wajib Mustahil Jaiz Bagi Allah. 1.1 Sifat Wajib, Mustahil Dan Jaiz Bagi Rasul. 1.2 Nama Para Nabi dan Rasul. 1.3 Malaikat. 1.4 Kitab Suci Yang Diturunkan. 1.5 Nabi Muhammad Dan Keluarganya. 1.6 Peristiwa Isra' Dan Mi'raj.
Sifat Wajib Allah – Sebagai seorang muslim, Grameds perlu tahu bahwa Allah SWT memiliki sifat- sifat yang harus kita Imani. Menurut para ulama sifat- sifat Allah SWT yakni sifat wajib Allah, sifat mustahil Allah, dan Sifat Jaiz atau Mumkin. Sesungguhnya sifat- sifat Allah SWT tidaklah terbatas, pengelompokan ini bertujuan agar memudahkan umat muslim untuk mengenal dan memehami keagungan Allah SWT lewat sifat- sifatnya. Memahami sifat- sifat Allah SWT tersebut dapat menjadi salah satu cara belajar katauhidam bagi seorang muslim. Tauhid adalah salah satu pilar dalam ajaran agama Islam yang perlu dikuasai oleh seorang muslim. Melalui ketauhidan itulah kita bisa belajar cara memaknai iman kepada Allah seperti yang telah tercantum dalam rukun islam. Grameds bisa memulai memahaminya lewat 20 sifat wajib Allah SWT berikut ini SIFAT- SIFAT WAJIB ALLAH DAN MAKNANYA1. Wujud2. Qidam3. Baqa4. Mukhalafatu Lil Hawaditsi5. Qiyamuhu Binafsihi6. Wahdaniyah7. Qudrat8. Iradat9. Ilmun10. Hayat11. Sam’un12. Basar13. Kalam14. Qadiran15. Muridan16. Aliman17. Hayyan18. Sami’an19. Bashiran20. MutakkalimanKLASIFIKASI SIFAT WAJIB ALLAH1. Sifat Nafsiyah2. Sifat Salbiyah3. Sifat Ma’ani4. Sifat Ma’nawiyah SIFAT- SIFAT WAJIB ALLAH DAN MAKNANYA Sifat wajib Allah SWT adalah sifat yang pasti ada dan dimiliki oleh Allah SWT. Berikut ini sifat-sifat wajib Allah SWT yang perlu Grameds ketahui beserta makna dan dalillanya dalam Surah dan ayat Al-Quran 1. Wujud Wujud adalah sifat wajib Allah SWT pertama yang berarti zat yang pasti “ada” dan berdiri sendiri. SIfat wujud bermakna kehadiran Allah SWT bukan karena diciptakan oleh siapapun dan tidak ada tuhan selain dia. Allah SWT pasti ada dan tidak bergantung kepada siapapun karena dialah sang pencipta alam semesta. Bukti kehadiran dan wujud Allah SWT adalah ciptaannya berupa langit dan bumi serta seisinya. Sifat wujud Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah As-sajdah ayat 4 berikut ini 2. Qidam Sifat qidam berarti terdahulu atau sebuah awal karena Allah SWT sudah ada terlebih dahulu jauh sebelum apapun yang diciptakannya. Qidam berasal dari bahasa Arab yang berarti terdahulu, artinya tidak ada yang terdahulu sebelum Allah SWT di dunia ini. Semua yang ada di alam semesta ini adalah ciptaan Allah SWT sebagai awal dan pencipta dari kehidupan sekaligus yang mengakhirinya. Sifat Qidam Allah SWT menunjukan dia maha mengetahui segala Sesuatu atas ciptaannya. Sifat Qidam Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-hadid ayat 3 berikut ini 3. Baqa Baqa berasal dari bahasa Aran yang artinya kekal atau abadi. Sifat Baqa berarti Allah SWT adalah maha kekal dan tidak akan perneh punah dan binasa. Allah SWt tidak akan pernah mati layaknya ciptaannya karena kematian dan kebinasaan itu sendiri adalah ciptaannya. Sifat Baqa menunjukan bahwa Allah SWT memiliki kebesaran dan kemuliaan atas segala ciptaannya di muka bumi dan alam semesta. Sifat Baqa Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Ar-Rahman ayat 26 dan 27 dan Surat Al-Qashash ayat 88 berikut ini 4. Mukhalafatu Lil Hawaditsi Mukholafatul Lilhawaditsi berasal dari bahasa Arab yang berarti berbeda dengan sesuatu yang baru atau makhluk lainnya. Sifat Mukholafatul Lilhawaditsi berarti Allah SWT berbeda dengan makhluk- makhluk ciptaannya. Allah SWT adalah Yang Maha Sempurna dan tidak aka nada satupun makhluk yang dapat menyerupainya. Grameds mungkin tidak asing jika manusia pasti memiliki kembaran di dunia ini, namun hal tersebut berbeda dengan Allah SWT yang menjadi satu- satunya dan tidak ada yang bisa setara dengan keagungannya. Sifat Mukholafatu Lilhawaditsi Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Ikhlas ayat 4 dan surah Asy-Syura ayat 11 berikut ini 5. Qiyamuhu Binafsihi Sifat qiyamuhu binafsihi berarti Allah SWT berdiri sendiri dan tidak memerlukan bantuan dari siapun. Atas kehendaknya Allah SWT tidak akan pernah bergantung kepada siapapun karena memiliki kebesaran atas segala seperti makhluk lain, Allah SWT tidak beranak pinak dan tidak memiliki sekutu. Allah SWT adalah keagungan yang sebesar-besarnya di alam semesta. Sifat qiyamuhu binafsihi Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Isra ayat 111 berikut ini 6. Wahdaniyah Sifat wahdaniah berarti Allah SWT tunggal atau esa karena tidak memiliki sekutu. Allah SWT adalah tuhan Yang Maha Esa dan satu- satunya tuhan pencipta alam semesta. Sebagai umat muslim, Grameds harus mengimani bahwa Allah SWT maha esa dan satu- satunya yang dipercaya sebagai pencipta alam semesta beserta isinya. Itulah sebabnya jika umat muslim menyekutukan Allah SWT maka musyrikkah dari imannya sebagai umat beragama islam yang harus mengimani Allah SWT sebagai satu- satu sang pencipta. Sifat wahdaniyah Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Ikhlas ayat 1 berikut ini 7. Qudrat Sifat qudrat berarti Allah SWT adalah pemilik dan pemegang kuasa terhadap sesuatu. Allah SWT adalah zat satu- satunya Yang Maha Kuasa atas apapun dan tidak ada satupun makhluk lain yang bisa menandingi kekuasaan. Allah SWT mustahil tidak memiliki kuasa atas alam semesta dan seisinya. Kekuasan Allah SWT mutlak dan tidak ada batasan dan tidak ada yang membatasi, baik zatnya sendiri maupun makhluk ciptaannya. Sifat qudrat Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 20 berikut ini 8. Iradat Iradat berasal dari bahasa Aran yang artina berkendak. Sifat iradat berarti Allah SWT berkendak atas segala alam semsta dan seisinya. Allah SWT mustahil melakukan sesuatu atas perintah dan paksaan dari makhluk lain. Jika Allah SWT sudah berkendak maka tidak aka nada yang mustahil dan tidak yang bisa mencegahnya. Segala hal yang ada di alam semesta ini berjalan dan terjadi atas kehendak Allah SWT tanpa campur tangan siapapun. Sifat Iradat Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Hud ayat 107 dan surah Yasin ayat 82 berikut ini 9. Ilmun Ilmu dalam bahasa Arab berarti mengetahui atas segala sesuatu. Sifat ilmu berarti Allah SWT mengetahui segala hal dan tidak ada suatu hal apapun yang tidak diketahui oleh Allah SWT. Pengetahuan dan kepandaian Allah SWT sangat sempurna, artinya ilmu yang dimiliki Allah SWT tidak terbatas dan tidak juga dibatasi. Segala sesuatu yang ada di alam semesta, baik yang tampak maupun gaib pasti diketahui Allah SWT. Bahkan rahasia dalam hati manusia sekalipun Allah SWT mengetahuinya. Sifat ilmu Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Qaf ayat 16 berikut ini 10. Hayat Hayat dalam bahasa Arab berarti hidup atau kehidupan. Sifat hayat berarti Allah SWT maha hidup kekal abadi dan memberi kehidupan. Allah SWT hidup bukan karena dihidupkan melainkan hidup dengan kehendaknya sendiri karena Allah SWT adalah maha sempurna. Sifat hayat juga menunjukan bahwa Allah SWT tidak membutuhkan hal-hal yang menghidupkan seperti makan, minum, tidur, istirahat, dan aktivitas hidup manusia lainnya. Hidup Allah SWT kekal dan abadi tanpa mengalami kematian. Sifat hayat Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 255 dan surah Furqan ayat 58 berikut ini 11. Sam’un Sam’un dalam bahasa Arab berarti mendengar. Sifat Sam’un berarti Allah SWT maha pendengar segala sesuatu yang ada di alam semesta. Baik hal-hal yang diucapkan maupun yang disembunyikan dalam hati dan jiwa manusia sekalipun. Tidak ada bentuk suara apapun yang tidak terdengar oleh Allah SWT walaupun suara lemah dan pelan karena pendengaran Allah SWt tidak terbatas pada apapun. Berbeda dengan pendengaran manusia yang terbatas pada frekuensi bunyi tertentu. Sifat sam’un Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Asy-Syura ayat 11 dan surah Maidah ayat 76 berikut ini 12. Basar Basar dalam bahasa arab artinya melihat. Sifat Basar berarti Allah SWT Maha melihat segala hal yang terjadi di alam semesta, baik yang tampak maupun yang disembunyikan. Penglihatan Allah SWT tidak terbatas pada apapun dan mutlak tidak terpengaruh pada jarak dan terhalang terhalang oleh apapun. Sifat Basar Allah SWT perlu kita Imani agar selalu berhati-hati dalam berbuat di dunia karena kita tidak bisa berbohong kepada Allah dan Dia akan selalu mengetahuinya. Sifat basar Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Hujurat ayat 18 dan surah Al-Baqarah ayat 265 berikut ini 13. Kalam Kalam dalam bahasa Arab artinya berfirman. Sifat kalam Allah SWT berarti dapat berbicara dan berkata secara sempurna tanpa batasan dan bantuan apapun. Allah SWT berfirman lewat kitabnya yang diturunkan kepada para nabi dan rasul. Pembicaraan Allah SWT tentu berbeda dengan konsep pembicaraan dan pemahaman manusia karena Allah tidak berpanca indra atau berorgan seperti manusia. Sifat kalam Allah SWT sangat sempurna dan mutlak. Sifat kalam Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Araf ayat 143 dan surah An-Nisa ayat 164 berikut ini 14. Qadiran Qidran dalam bahasa Arab berarti kuasa. Sifat wajib Qadiran berarti Allah SWT maha kuasa atas alam semesta dan seisinya. Kekuasaan Allah SWT tidak terbatas pada apapun dan siapapun karena Dialah sang pencipta yang satu-satunya berkuasa atas kehidupan alam semesta. Kuasa Allah SWt juga tidak akan pernah setara dan tertanggi oleh kekuatan apapun di muka bumi. Sifat Qadiran Allah SWT perlu kita Imani bahwa manusia hanyalah makhluk lemah dan perlu berserah diri pada kekuatan dan kekuasaan Allah SWT. Sifat qadiran Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 20 berikut ini 15. Muridan Muridan dalam bahasa Arab artinya kehendak. Sifat wajib muridan berarti Allah SWT Maha menghendaki atas segala keadaan dan kondisi yang menentukan apa-apa saja di alam semesta. Allah SWT berkendak atas nasib dan takdir manusia dan alam semesta. Sifat wajib muridan Allah SWT menyatu dengan sifat wajib iradat Allah SWT. Kehendak Allah SWT besifat mutlak dan tidak terbatas. Sifat muridan Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Hud ayat 107 berikut ini 16. Aliman Aliman dalam bahasa Arab artinya mengetahui. Sifat wajib aliman berarti Allah SWT maha mengetahui segala sesuatu di alam semesta ini, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi di muka bumi dan alam semesta. Tidak ada suatu hal apapun yang tidak diketahui oleh Allah SWT dan tidak ada yang bisa disembunyikan darinya. Bahkan Allah SWT mengetahui pikiran dan isi hati manusia. Allah SWT maha mengetahui tanpa batasan dan tidak tertandingi oleh zat apapun. Sifat aliman Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah An-Nisa Ayat 176 berikut ini 17. Hayyan Hayan dalam bahasa Arab artinya hidup. Sifat wajib hayyan berarti Allah SWT maha hidup tanpa pernah tidur, lengha, lelah, apalagi mati. Allah SWT hidup kekal dan abadi tidak terbatas oleh waktu, keadaan, dan tempat karena Allah SWT maha sempurna. Sifat wajib hayyan Allah SWT menyatu dengan sifat wajib Allah SWT yakni sifat hayat. Sifat hayat Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Furqan 58 berikut ini 18. Sami’an Sam’an dalam bahasa Arab artinya mendengar. Sifat wajib sam’an berarti Allah SWT maha mendengar segala sesuatu yang ada di alam semesta. Tanpa terbatas pada tampak tidak tampak, maupun keras pelannya suara tersebut. Allah SWT tentu bisa mendengar ucapan, harapan, doa , bahkan bisikan suara hati manusia yang tidak bisa didengar oleh orang lain. Pendengaran Allah SWT tidak terbatas dan terhalang oleh apapun. Sifat wajib sam’an menyatu dengan sifat wajib Allah SWT yakni sifat sam’un. Sifat sami’an Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-Baqarah 256 berikut ini 19. Bashiran Basiran dalam bahasa Arab artinya melihat atau mengawasi. Sifat wajib basiran berarti Allah SWT selalu mengawasi semua hal yang terjadi di alam semesta termasuk gerak-gerik dan tingkah laku manusia. Tidak ada hal apapun yang bisa lepas dari pengawasan Allah SWT meskipun sudah tersembunyi sekalipun. Sifat wajib bashiran Allah SWT menyatu dengan sifat basar. Sifat basiran Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah Al-hujurat 18 berikut ini 20. Mutakkaliman Mutakaliman dalam bahasa arab artinya berfirman atau berkata-kata. Sifat wajib mutakalliman berarti Allah SWT Maha berfirman atas segala rakhmatnya untuk alam semesta sebagi ciptaannya. Firman Allah SWT diturunkan melalui para nabi dan rasul yang menjadi makhluk pilihan yang dapat dipercaya untuk menyampaikan firman-firmannya. Bukti Allah SWT berfirman adalah hadirnya Al-Quran sebagai pedoman umat muslim di seluruh dunia. Sifat wajib Allah SWT muta’alimat menyatu dengan sifat kalam. Sifat mutakalliman Allah SWT tertulis dalam Al-Quran surah An-Nisa 164 berikut ini KLASIFIKASI SIFAT WAJIB ALLAH Setelah mengetahui sifat-sifat wajib Allah SWT di atas, Grameds perlu mengatahui klasifikasi sifat-sifat tersebut. Merujuk pada pendapat Taofik Yusmansyah dalam bukunya yang berjudul Akidah dan Akhlak mengklasifikasikan sifat-sifat wajib Allah SWT menjadi empat kategori, seperti berikut ini 1. Sifat Nafsiyah Sifat-sifat wajib Allah SWT yang berhubungan dengan zat Allah SWT, yakni sifat wujud yang masuk dalam kategori sifat nafsiyah. 2. Sifat Salbiyah Salbiyah adalah sifat-sifat wajib yang hanya dimiliki oleh Allah SWT. Sifat-sifat wajib Allah yang masuk dalam ketegori sifat salbiyah adalah Qidam, Baqa, Mukhalafatul lil hawadisi, Qiyamuhu binafsihi, dan Wahdaniyah. 3. Sifat Ma’ani Ma’ani adalah sifat wajib yang berhubungan dengan perbuatan atau kehendak Allah SWT. Sifat wajib Allah SWT yang masuk dalam kategori sifat ma’ani adalah Qudrat, Iradat, Imu, Hayat, Sama, basar, dan Kalam. 4. Sifat Ma’nawiyah Ma’nawiyah adalah sifat wajib yang berakitan dengan sifat ma’ani. Sifat wajib Allah SWT yang masuk dalam kategori sifat ma’nawiyah adalah Qadiran, Muridan, Aliman, Hayan, Sami’an, Basiran, dan Mutakaliman. Nah, itulah penjelasan tentang sifat- sifat wajib Allah beserta makna dan dalil Al-Qur’annya. Apakah Grameds sudah bisa memahami makna sifat wajib Allah SWT? Belajar agama tentu butuh waktu yang tidak singkat dan keteguhan hari yang besar. Itulah sebabnya Grameds perlu banyak referensi dan meluangkan waktu untuk belajar agama mulai dari dasar sekalipun. Grameds bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di untuk menemukan banyak referensi buku tentang agama islam, baik sesuai buku mata pelajaran agama islam di skeolah maupun buku referentif yang lebih luas lagi, seperti berikut ini Selamat belajar. SahabatTanpabatas ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
wAJ7U. 236 104 123 312 469 359 397 496 142
sifat wajib bagi allah bahasa sunda