Larutandan Kelarutan. 1. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Larutan merupakan campuran homogen antara molekul, atau maupun ion dari dua zat atau lebih. Wujud dari larutan bisa berupa padatan, cair ataupun gas yang terdiri dari pelarut (solvent) dan zat terlarut (solute). Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut zat terlarut
Pengujianhara untuk P ini sudah banyak dilakukan, seperti Sudarman (2004) telah menguji galur-galur padi gogo pada larutan Yoshida dengan dosis P sebesar 0,02, 0,2 , dan 2 ppm. Kombinasi perlakuan P dan Al bisa mencerminkan kondisi riil di lapangan dimana P selalu terikat dengan unsur-unsur lain, salah satunya adalah Al.
Duabuah larutan A dan B diuji menggunakan alat uji elektrolit. Lampu alat uji menyala bila menguji larutan A dan timbul gelembung-gelembung gas pada elektrodenya, sedangkan bila larutan B diuji, lampu tidak menyala tetapi ada gelembung-gelembung gas pada elektrodenya. Dari pengamatan tersebut dapat disimpulkan bahwa .
Alatpenguji elektrolit sederhana terdiri dari dua elektroda yang dihubungkan dengan sumber arus listrik searah dan dilengkapi dengan lampu ,serta bejana yang berisi larutan yang akan diuji. Mari kita lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui apakah asam, basa, dan garam dapat menghantarkan arus listrik.
Dualarutan A dan B diuji dengan alat uji elektrolit. Lampu alat uji menyala bila menguji larutan A, sedangkan bila larutan B diuji, lampu tidak menyala, tetapi ada gelembung- gelembung gas pada elektrodenya. Dari pengamatan tersebut dapat disimpulkan bahwa . Larutan A elektrolit kuat dan larutan B nonelektrolit Larutanterdiri dari zat terlarut ( solute ) dan pelarut ( solvent ) Berdasarkan daya hantar listriknya (daya ionisasinya), larutan dibedakan dalam dua macam, yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik (elektrolit) dan tidak dapat menghantarkan arus listrik (non elektrolit). Pada awal diketemukannya listrik banyak orang mencoba UJ5DRP. 181 137 71 360 231 57 122 27 417

dua larutan a dan b diuji dengan alat uji elektrolit